Selasa, 22 November 2022

H7 P5

 




HARI KE-7

Halaman 46-51


"POTENSI VERSUS KELEMAHAN"


REFLEKSI

Saya berharap pembahasan mengenai watak, persona, sifat, dan temperamen membuka mata anda bahwa setiap orang terlahir berbeda. Pada pembahasan kali ini mengenai potensi dan bakat yang sejalan dengan kelemahan. Ini semacam takdir Tuhan yang tidak bisa anda ubah, dan menerimanya dengan lapang dada adalah jalan satu-satunya untuk anda bahagia.

Bakat didefinisikan oleh Binnet sebagai suatu kondisi atau rangkaian karakteristik yang dipandang sebagai gejala kemampuan yang bersifat khusus dari individu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau serangkaian respons melalui latihan-latihan. Sementara potensi adalah hal-hal yang dapat dicapai atau dimiliki seseorang.

Orang yang berpotensi biasanya adalah orang yang memiliki bakat tertentu yang merupakan komponen dasar dari potensi. Konsep bakat sering kali disamakan dengan kecerdasan, yang satu individu dengan individu lain bisa berbeda. Ada batas bawah, ada rata rata, dan ada yang melampaui mereka secara umum.

Jika dilihat, konsep bakat yang didasarkan pada konsep inteligensi tidak hanya mencakup kemampuan kognitif, tetapi juga psikomotor dan emosi. Ada banyak kecerdasan lain yang seharusnya dapat dihargai. Potensi yang digunakan untuk merealisasikan bakat menjadi keberhasilan juga menjadi poin penting. 


REFLEKSI TOMAT:

Tinggi Tanaman : 14 cm
Jumlah Daun : 4 daun
Kondisi Tanaman : subur




Tidak ada komentar:

Posting Komentar